Archive for the ‘Linux’ Category

Membangun DNS Server menggunakan OpenNA Linux (2)

Thursday, July 10th, 2008

Secondary DNS Server:

untuk membangun secondary DNS Server lakukan instalasi OpenNA Linux dengan memilih paket DNS Server yang berfungsi sebagai secondary dns, jangan lupa untuk mengisikan alamat ip dan nama host untuk secondary DNS, dan juga isilah pada pengisian primary name server dengan 118.98.168.210 dan secondary name server dengan 118.98.168.211 pada saat proses instalasi tersebut.
setelah proses instalasi selesai, langkah berikutnya adalah melakukan konfigurasi ulang dan membuat zone domain yang berfungsi sebagai slave terhadap file named.conf yang terletak di /chroot/named/etc. editlah file tersebut, dengan langkah berikut:

         #vi /chroot/named/etc/named.conf

pada bagian Authorized source address tambahkan 118.98.168.208/29; seperti di bawah ini:

    //Authorized source address.
    acl "trusted" {
        localhost;
        118.98.168.208/29;
    };

lalu pada bagian forwarders di options, isikan ip dns jardiknas seperti di bawah ini:

    options {
        directory "/var/named";
        allow-transfer{ none; };
        allow-query { trusted; };
        allow-recursion { trusted; };
        blackhole { bogon; };
        tcp-clients 32;
        forwarders { 118.98.224.2; 118.98.224.3; };
        version "OpenNA Linux";
    };

berikutnya pembuatan zone untuk domain padangkota.diknas.go.id, pada bagian akhir dari isi file ini tambahkan:

    zone "padangkota.diknas.go.id" {
        type slave;
        file "dbs.padangkota";
        masters { 118.98.168.210; };
        allow-query { any; };
    };

simpanlah dan langkah selanjutnya ubah mode akses menjadi 600 dengan menggunakan perintah:

      #chmod 600 /chroot/named/etc/named.conf

proses berikutnya, restart named dengan perintah:

     #/etc/init.d/named restart

maka pada direktori /chroot/named/var/named terlihat file dbs.padangkota yang isinya diperoleh dari primary dns (record dns pada master di transfer ke slave).selesai sudah penjelasan membuat dns server baik primary dns sebagai master dan secondary dns sebagai slave. jangan lupa untuk mengisikan ip dns tersebut pada konfigurasi network di komputer yang berada di jaringan lokal. semoga bermanfaat

Membangun shared library sendiri

Monday, February 4th, 2008

Ratusan sampai ribuan shared library hadir di sistem dan menunjang berbagai aplikasi yang kita gunakan. Ada yang bertugas untuk menangani internal sistem, ada yang bertugas untuk bekerja dengan hardware tertentu, menangani terminal, bekerja dengan XML dan lain sebagainya. Kita pun, tentu bisa membangun shared library sendiri, seperti yang kita bahas di tulisan ini. (more…)

Membangun DNS Server menggunakan OpenNA Linux (1)

Sunday, January 20th, 2008

Sekarang jardiknas telah menggunakan ip public, dengan demikian kita dapat mengembangkan dan mengelola sendiri server pada lokasi masing-masing, dan direncanakan juga pendelegasian domain akan diberikan, mudahan ini dapat terlaksana dalam waktu dekat oleh noc jardiknas. (more…)

Instalasi Sun Java (JDK) di CentOS-5

Sunday, January 20th, 2008

Pada CentOS-5 defaultnya telah ada Java, akan tetapi Java yang terpasang adalah GNU Java (versi 1.4.2). seperti terlihat dibawah ini

[helix@helix ~]$ java -version
java version "1.4.2"
gij (GNU libgcj) version 4.1.2 20070626 (Red Hat 4.1.2-14)

Copyright (C) 2006 Free Software Foundation, Inc.
This is free software; see the source for copying conditions. There is NO
warranty; not even for MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.
[helix@helix ~]$ (more…)

Mengenal kernel Linux

Saturday, August 11th, 2007

Linux kini telah berumur lebih dari 15 tahun. Apa saja yang telah dijalani dan apa pula yang terjadi saat ini? Mari kita lihat sama-sama.

Bagi pengguna sistem Linux, barangkali salah satu daya tarik terbesar adalah kernel. Bayangkan saja, kernel yang terdiri lebih dari 6 juta baris kode itu terbuka begitu saja. Siapa saja bisa melongok ke dalam source code kernel dan bahkan melakukan modifikasi, atau apapun. Tentunya, di dalam batasan lisensi yang digunakan. Dari sisi pengguna, keterbukaan ini juga sangatlah menarik. Pengguna bisa menambah atau mengurangi fitur kernel sesuai keinginan atau kebutuhan. Pada akhirnya, sistem Linux yang digunakan bisa benar-benar berbeda dengan pengguna lainnya. (more…)

Proteksi Direktori Web Menggunakan .htaccess Pada Linux

Wednesday, August 8th, 2007

Jika anda mempunyai direktori web yang tidak ingin diakses oleh orang lain, maka cara di bawah ini bisa anda terapkan untuk hal tersebut. Metodanya adalah setiap orang yang akses ke direktori web tersebut akan ditampilkan prompt username dan password untuk otentikasi.

Langkah-langkah:

1) Buat file .htaccess yang ditempatkan/disimpan dalam direktori web yang diproteksi misalnya direktori /home/httpd/htdocs, dengan konfigurasi:

AuthUserFile /home/httpd/htdocs/.htpasswd
AuthGroupFile /dev/null
AuthName “Private Administrative Zone”
AuthType Basic
<Limit GET POST>
require valid-user
</Limit>

2) Buat file untuk menyimpan data username dan password dengan nama yang tertera pada AuthUserFile, menggunakan perintah:

~# htpasswd -c /home/httpd/htdocs/.htpasswd sibolang <enter>
New password: <enter>
Re-type new password: <enter>
Adding password for user sibolang
~#

.htpasswd adalah file untuk menyimpan username dan passoword (tidak harus dengan nama .htpasswd), username-nya adalah sibolang dan password-nya yang anda isikan. Untuk menambah user lainnya gunakan perintah htpasswd tanpa -c

3) Untuk menghapus user, buka file .htpasswd tersebut dan hapuslah user yang anda inginkan.

4) Jangan lupa untuk mengubah konfigurasi httpd.conf Apache pada home direktori yang diproteksi tersebut, yaitu pada perintah AllowOverride None ke AllowOverride All

<Directory “/home/httpd/htdocs”>
Options None
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Menjadi:

<Directory “/home/httpd/htdocs”>
Options None
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Command Line Linux

Saturday, July 14th, 2007

Linux merupakan Sistem Operasi/ Operating system bebas yang sangat populer untuk komputer yang bersifat opensource. Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang di dalamnya disertakan program-program lain pendukung sistem operasi. Contoh program tersebut adalah server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menggunakan sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.

Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.

Berikut ini adalah kumpulan perintah-perintah yang digunakan pada OS Linux :

Perintah 				Keterangan

any_command --help 	Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian

                        perintah. "--help" sama dengan perintah pada

                        DOS "/h".
ls 			Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linu

                        x perintah "dir" hanya berupa alias dari perin-

                        tah "ls". Untuk perintah "ls" sendiri sering di-

                        buatkan alias "ls --color", agar pada waktu di

                        "ls" ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-

                        filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.
ls -al			Melihat seluruh isi file pada direktori aktif be

                        serta file hidden, lalu ditampilkan layar per-

                        layar.
cd (directory)		Change directory. Menggunakan "cd" tanpa nama di

                        rektori akan menghantarkan anda ke home direktor.

                        Dan "cd -" akan menghantarkan anda ke direktori

                        sebelumnya.
cp (source destination)	Mengopi suatu file.
mcopy 		 	Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem.

 			Contoh mcopy a:autoexec.bat/junk .

 			Gunakan "man mtools" untuk command yang sejenis

                        : mdir, mcd, mren, move, mdel, mmd, mrd, mformat

                        ....

mv source destination 	Memindahkan atau mengganti nama file
ln -s source       	Membuat Simbolic Links,

                        contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X,

                        membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X
rm files 		Menghapus file
mkdir directory 	Membuat direktori baru
rmdir directory 	Menghapus direktori yang telah kosong
rm -r files 		Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.

                        Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda

                        login sebagai root, karena root dengan mudah

                        dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan

                        perintah di atas, tidak ada perintah untuk un-

                        delete di Linux (belum)
more 			Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan

 			perintah more, maka isi file tersebut ditampil-

 			kan layar per layar.
less filename 		Melihat suatu file layar per layar, dan tekan

 			tombol "q" apabila ingin keluar,pico filename

 			Edit suatu text file.
pico -w filename 	Edit suatu text file, dengan menonaktif-

 			kan fungsi word wrap, sangat berguna untuk meng-

 			edit file seperti /etc/fstab.
lynx file.html 		Melihat file html atau browse ke net dengan text

 		 	mode, dimana gambar/image tidak dapat ditampil-

 			kan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat

 			cepat, sangat berguna bila anda hanya mengingin-

 			kan suatu artikel tanpa image.
tar -zxvf file.tar.gz 	Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncomp

 			ress file tersebut (*.tar.gz or *.tgz), untuk me

 			letakkannya direktori yg diinginkan tambahkan

 			option -C direktori,

 			contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt

 			(meletakkan file tersebut di direktori /opt
tar -xvf filename.tar 	Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkom-

 			press (*.tar).
gunzip filename.gz 	Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz" or *.z).

 			dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress)

 			jika anda menginginkan mengompress file.
bunzip2 filename.bz2 	Meng-uncompress file dengan format (*.bz2)

 			dengan utiliti "bzip2", digunakan pada file

 			yang besar.
unzip filename.zip 	Meng-uncompress file dengan format (*.zip) deng-

 			an utiliti "unzip" yang	kompatibel dengan pkzip

 			for DOS.
find / -name "filename" Mencari "namafile" pada komputer anda dimulai de

 			ngan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja

 			berisi wildcard (*,?).
locate filename 	Mencari file dengan string "filename". Sangat mu

 			dah dan cepat dari perintah di atas.
pine 			Email reader yang sangat mudah digunakan, dan

 			menjadi favorit banyak pemakai 	mesin Unix.

 			Atau anda bisa pakai email yang sangat customize

 			 yaitu "mutt",
talk username1 		Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg se

 			dang login pada mesin kita (atau gunakan "talk

 			username1@machinename" untuk berbicara dengan

 			komputer lain) . Untuk menerima undangan perca

 			kapan, ketikkan"talk username2". Jika seseorang

 			mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dira

 			sakan mengganggu, anda bisa menggunakan perinta

 			"mesg n" untuk 	menolak pesan tersebut. Dan guna

 			kan perintah "who" atau "rwho" untuk melihat

 			siapa user yang mengganggu tersebut.
mc			Menjalankan "Morton Commander" ... eh... salah

 			maksudnya "Midnight Commander" sebagai file

 			manager, cepat dan bagus.
telnet server 		Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer la

 			in dengan menggunakan protokol TELNET. Gunakan

 			nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan

 			mendapatkan prompt login name dari mesin terse-

 			but, masukkan passwordnya, oh ya .. anda juga

 			harus punya account di mesin remote tersebut.

 			Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer

 			lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan

 			mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap

 			yang anda ketik menjadi "open text", juga dengan

 			password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet

 			untuk mengakses mesin secara remote.
rlogin server 	 	Menghubungkan anda ke komputer lain. Loginname

 			dan password, tetapi apabila account anda terse-

 			but telah dipakai, maka anda akan mendapatkan

 			pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak

 			aman juga, gunakan ssh  sebagai gantinya. rsh

 			server (=remote shell) Jalan lain untuk menghu-

 			bungkan anda ke remote machine. Apabila login

 			name/password anda sedang dipakai di remote

 			mesin tsb, maka password anda tidak akan berla-

 			ku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh. ftp

 			server Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna un-

 			tuk mengopy file ke/dari remote mesin. Juga

 			tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh  seba-

 			gai gantinya.
minicom 		Program Minicom (dapat dikatakan seperti

 			"Procomm/Hyperterminal for Linux").
./program_name 		Menjalankan program pada direktori aktif, yang

 			mana tidak terdapat pada PATH anda
xinit 			Menjalankan X-window server (tanpa windows

 			manager).
startx 			Menjalankan X-window server dan meload default

 			windows manager. Sama seperti perintah "win"

 			under DOS dengan Win3.1
startx -- :1 		Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada

 			display 1 (default menggunakan display 0).

 			Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal

 			secara bersamaan, untuk pindah antar GUI

 			gunakan <Ctrl><Alt><F7>, <Ctrl><Alt><F8>, etc,

 			tapi ini akan lebih banyak memakan memori.
x-term 		        (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal.

 		      	Untuk keluar ketikkan "exit"
xboing 			(pada X terminal). Sangat lucu deh ...., seperti

 			games-games lama .....
gimp 			(pada X terminal) Program image editor yang

 			sangat bagus, bisa disamakan dengan Adobe Photo-

 			shop, yang membedakan adalah program ini gratis.
netscape 		(pada X terminal) menjalankan netscape, versi

 			pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai

 			versi 4.7
netscape -display  	(pada X terminal) menjalankan netscape pada me-

 			sin yang aktif dan menampilkan outputnya pada me

 			sin yang bernama "host" display 0 screen 0. And

 			harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk

 			menampilkannya pada mesin "host" dengan perintah

 			"xhost"
shutdown -h now 	(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya diguna-

 			kan untuk remote shutdown. Gunakan <Ctrl><Alt>

 			untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan

 			oleh user).
halt 			reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin.

 			Lebih simple dari perintah di atas.
man topic 		Menampilkan daftar dari sistem manual pages

 			(help) sesuai dengan topic. Coba "man man". lalu

 			tekan "q" untuk keluar dari viewer. Perintah "in

 			fo topic" Manual pages dapat dibaca dilhat de-

 			ngan cara "any_command --help".
apropos topic 		Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..
pwd 			Melihat direktori kerja saat ini
hostname 		Menampilkan nama local host (mesin dimana anda

 			sedang bekerja). Gunakan perintah " netconf"

 			(sebagai root) untuk merubah nama host dari

 			mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
whoami 			Mencetak login name anda
id username 		Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
date 			Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada

 			komputer, contoh merubah tanggal dan waktu ke

 			2000-12-31 23:57 dengan perintah;

 			date 123123572000
time 			Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyele-

 			saian suatu proses + info lainnya. Jangan dibin-

 			gungkan dengan perintah "date"
who 			Melihat user yang login pada komputer kita.
rwho -a 		Melihat semua user yg login pada network anda.

 			Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan,

 			jalankan setup sebagai root utk mengaktifkannya.

finger username 	Melihat informasi user, coba jalankan; finger

 			root

last			Melihat user sebelumnya yang telah login di kom-

 			puter.
uptime 			Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh se-

 			seorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status) 	Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu 			Melihat seluruh proses yang dijalankan,

 			walaupun tanpa terminal control, juga ditampil-

 			kan nama dari user untuk setiap proses.
top 			Melihat proses yang berjalan, dengan urutan

 			penggunaan cpu.

uname -a 		Informasi system kernel anda
free 			Informasi memory (dalam kilobytes).
df -h 			(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk

 			pada seluruh system (in human-readable form)
du / -bh 		(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian

 			disk untuk setiap direktori, dimulai dari root

 			(in human legible form).
cat /proc/cpuinfo 	Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang

 			bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts 	Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version 	Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems 	Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap 	Melihat printer yang telah disetup
lsmod 			(as root) Melihat module-module kernel yang

 			telah di load.
set 			Melihat environment dari user yang aktif
echo $PATH 		Melihat isi dari variabel "PATH". Perintah ini

 			dapat digunakan untuk menampilkan variabel

 			environmen lain dengan baik. Gunakan "set" untuk

 			melihat environmen secara penuh.
dmesg 			Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot.

 			(menampilkan file: /var/log/dmesg).
clear 			Membersihkan layar.
adduser 		Menambah pengguna.